Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH

HOUSES OF MASKS AND WAYANG

HomeHOUSES OF MASKS AND WAYANG May 24, 2007
( English )

Houses of Masks and Puppets represent a place which immeasurable storage of mask and
Puppets from various places in Indonesia and some Asian state.The collection on this House are more than 800 mask item and more than 2000 puppets item. These puppets and masks was collected aim to make the reference which can be used to various needed. Kampung Seni Kubu Bingin Ubud Bali becoming location of the Houses of Masks and Puppets stand up since 1996 above land for the width of more than 1 hectare. Half of the land was used for the housing of the artist . And the half was using for art performance,showroom, and practice place ( Masks Dance, Kecak Dance, Shadow Puppet performance,etc).

(Indonesia)

Rumah Topeng dan Wayang merupakan sebuah tempat yang menyimpan beragam topeng dan wayang dari berbagai tempat di Indonesia dan beberapa negara Asia. Koleksi rumah topeng dan wayang saat ini kurang lebih berjumlah lebih dari 800 item topeng dan lebih dari 2000 item wayang. Pengumpulan koleksi topeng dan wayang ini bertujuan membuat sebuat kepustakaan (referensi) yang dapat digunakan untuk berbagai keperluan. Kampung Seni Kubu Bingin yang menjadi lokasi Rumah Topeng dan Wayang itu berdiri sejak 1996 di atas tanah seluas lebih dari 1 hektare. Separuh dari lahan digunakan beberapa untuk perumahan bagi seniman pelukis. Separuhnya lagi adalah tempat beraktivitas kesenian, seperti ruang pameran, tempat latihan, dan lahan pertunjukan.

Koleksi yang kami punya adalah: Topeng Bahao, Modang, Kenya, Sasak, Bali, Madura, Malang, Solo, Jogya, Wonosobo, Merapi, Dieng (Lenggeran), Ponorogo, Betawi, Cirebon, Losari, Batak, dan Papua. Sedangkan wayang yang kami punya ± 3.500 biji, terdiri: Wayang Kulit, Cek Dong, Wayang Kulit Bali (Parwa, Tantri, Calon Arang, dan Arja) Wayang Purwo Solo, Yogya, Cirebon, Pesisiran, Wayang Krucil, Wayang Golek, Wayang Wahyu, Wayang Ketoprak, Wayang Suluh, Wayang Malaysia, Wayang Kamboja, Wayang Golek Bogor, Wayang Golek Betawi, Wayang Golek Myanmar, Wayang Patehi, Wayang Suket, dan Wayang Beber. Yang kesemuanya untuk pendidikan, pelestarian kebudayaan dan untuk generasi Indonesia Raya.

Wayang Kulit / Shadow Puppet
Mengapa topeng dan wayang ?
Topeng dan Wayang merupakan seni pertunjukan tradisional indonesia yang merupakan perpaduan dari berbagai jenis kesenian yang memiliki nilai-nilai luhur. Hal ini menjadikan topeng dan wayang memiliki berbagai aspek seni, seperti seni rupa, seni drama, seni sastra, seni musik,seni tari dan seni ukir.
Disamping itu topeng dan wayang juga memiliki aspek hiburan dan pendidikan. Aspek-aspek diatas memberikan nilai-nilai filosofis, diantaranya pesan moral dan kerohanian yang digambarkan melalui cerita dan karakter tokohnya dengan ciri khas masing-masing. Seperti Jawa, Bali,lombok,Irian dan lain-lain.
Topeng dan wayang telah dipentaskan beratus tahun dalam masyarakat kita. Kini, Topeng wayang juga sudah ditulis dalam bentuk buku, telah dikonversi dalam bentuk komik, dan juga telah beredar dalam bentuk rekaman pertunjukan.

Rumah topeng dan wayang diorientasikan pada tujuan konservasi dan pendidikan. Tujuan konservasi sendiri meliputi pelestarian fisik dari Topeng dan Wayang agar dapat dijadikan referensi dalam usaha regenerasi kesenian Topeng dan Wayang. Hal ini meliputi usaha melengkapi koleksi serta data-data penunjang. Tujuan pendidikan meliputi usaha pengenalan dan pembelajaran kepada masyarakat umum tentang kesenian topeng dan Wayang baik secara fisik dan filosofis.Agar seni topeng dan wayang yang menjadi warisan budaya tetap lestari sebagai sebuah tradisi dapat menjadi media pembelajaran dan wadah saling mengenal serta menghargai demi terciptanya kerukunan dan perdamaian melalui warisan leluhur.

..
..
.